Menghitung Trim dan GM Kapal
1. Perhitungan Trim dan GM (Metacentric
Height) merupakan bagian penting dalam analisis stabilitas kapal. Tujuan
utama perhitungan ini adalah untuk memastikan bahwa kapal berada dalam kondisi aman,
stabil, dan memenuhi persyaratan operasional pada saat memuat muatan,
ballast, bahan bakar, dan air tawar.
Perhitungan dilakukan berdasarkan kondisi pemuatan aktual
yang dikombinasikan dengan data hydrostatic kapal.
2. Tahap 1 – Perhitungan Displacement Kapal
2.1 Komponen Berat Kapal
Displacement kapal adalah total berat kapal yang bekerja
ke bawah, terdiri dari:
- Light
Ship
Berat kapal kosong termasuk struktur, mesin, perlengkapan tetap, tanpa muatan dan cairan. - Deadweight,
meliputi:
- Cargo
(muatan)
- Ballast Tank
- Fuel
Oil (FO)
- Fresh
Water
- Constant jika ada
2.2 Rumus Displacement
Secara umum displacement dihitung dengan persamaan:
Displacement = Light Ship + Deadweight
Deadweight sendiri merupakan penjumlahan seluruh berat
muatan dan cairan yang dimuat ke kapal.
2.3 Tujuan Tahap 1
Tahap ini bertujuan untuk:
- Menentukan
total displacement kapal
- Menjadi
dasar untuk perhitungan draft, trim, dan stabilitas pada tahap berikutnya
- Memastikan
input berat dan titik berat muatan (LCG, VCG) sudah benar
Hasil Tahap 1 adalah nilai Displacement, yang
kemudian digunakan sebagai input utama pada Tahap 2.
3. Tahap 2 – Perhitungan Trim dan GM Kapal
3.1 Pengertian Trim
Trim adalah selisih antara draft belakang (aft draft)
dan draft depan (forward draft).
Trim = Draft Aft – Draft Fore
- Trim
positif → kapal condong ke buritan
- Trim
negatif → kapal condong ke haluan
3.2 Data yang Digunakan
Perhitungan trim menggunakan:
- Displacement
hasil Tahap 1
- LBP
(Length Between Perpendiculars)
- LCB
(Longitudinal Center of Buoyancy)
- LCG
(Longitudinal Center of Gravity)
- MTC
(Moment to Change Trim)
- LCF
(Longitudinal Center of Flotation)
3.3 Tujuan Perhitungan Trim
- Mengetahui
sikap kapal terhadap permukaan air
- Menghindari
trim berlebihan yang dapat mempengaruhi:
- Efisiensi
propulsi
- Manuver
kapal
- Keselamatan
operasional
4. Perhitungan Stabilitas GM Kapal
4.1 Pengertian GM
GM (Metacentric Height) adalah jarak antara:
- G
(Center of Gravity) dan
- M
(Metacenter)
Rumus dasar: GM = KM – KG
Dimana:
- KM
diperoleh dari tabel hydrostatic
- KG
dihitung dari distribusi berat kapal
4.2 Interpretasi Nilai GM
- GM
> 0 → Kapal stabil
- GM
kecil → Kapal stabil tapi lamban
- GM
besar → Kapal kaku (gerakan cepat & keras)
- GM
< 0 → Kapal tidak stabil (kondisi berbahaya)
4.3 Faktor yang Mempengaruhi GM
- Distribusi
muatan (VCG)
- Free
Surface Moment (FSM)
- Perubahan
ballast dan cairan
- Perubahan
draft dan displacement
5. Kesimpulan
Perhitungan Trim dan Stabilitas GM kapal harus dilakukan
secara berurutan dan sistematis, dimulai dari perhitungan displacement
hingga evaluasi stabilitas akhir.
Dengan mengikuti tahapan ini, kondisi kapal dapat
dipastikan:
- Aman
secara stabilitas
- Efisien
secara operasional
- Sesuai
dengan prinsip perhitungan stabilitas kapal

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Silahkan berkomentar yang sopan sesuai dengan tajuk postingan serta tidak mengandung SARA dan politik,
mohon maaf jika tidak ada tanggapan atau respon yang lambat.