Merupakan aplikasi berbasis web yang dirancang untuk membantu pengguna menghitung jarak pelayaran antar pelabuhan di Indonesia secara cepat, akurat, dan interaktif. Aplikasi ini sangat bermanfaat bagi perusahaan pelayaran, operator kapal, ship owner, crew agency, surveyor, marine advisor, maupun praktisi logistik maritim dalam melakukan perencanaan pelayaran (voyage planning).
Dengan memanfaatkan perhitungan Great Circle Distance (jalur terpendek di permukaan bumi) dan Rhumb Line Distance (jalur dengan heading konstan), aplikasi memberikan estimasi jarak pelayaran yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan rute dan estimasi waktu tempuh. Perhitungan kedua metode ini merupakan pendekatan yang umum digunakan dalam navigasi laut.
Fitur Utama
Database Pelabuhan Indonesia
Aplikasi dilengkapi dengan database koordinat berbagai pelabuhan di Indonesia sehingga pengguna cukup memilih pelabuhan asal dan pelabuhan tujuan tanpa perlu memasukkan koordinat secara manual.
📍 Perhitungan Great Circle Distance
Menghitung jarak terpendek antara dua titik di permukaan bumi mengikuti kelengkungan bumi.
Metode ini digunakan untuk:
- Perencanaan rute internasional
- Estimasi jarak teoritis
- Perhitungan voyage planning
- Optimasi jarak pelayaran
Hasil ditampilkan dalam Nautical Miles (NM).
🧭 Perhitungan Rhumb Line Distance
Selain Great Circle, aplikasi juga menghitung Rhumb Line, yaitu jalur pelayaran dengan arah (bearing) yang tetap.
Metode ini masih banyak digunakan dalam navigasi praktis karena lebih mudah diikuti selama pelayaran.
🧭 Initial Bearing
Menampilkan Initial True Bearing dari pelabuhan asal menuju pelabuhan tujuan.
Informasi ini membantu navigator menentukan arah awal pelayaran.
⏱ Estimasi Waktu Tempuh
Pengguna dapat memasukkan kecepatan kapal (knot), kemudian aplikasi menghitung estimasi lama pelayaran berdasarkan jarak yang telah diperoleh.
Estimasi ini sangat membantu untuk:
- Voyage Schedule
- ETA (Estimated Time of Arrival)
- Voyage Charter Planning
- Fuel Planning
Waypoint Manual
Salah satu keunggulan utama aplikasi ini adalah fitur Waypoint Manual.
Pada kondisi nyata, kapal hampir tidak pernah berlayar mengikuti garis lurus karena harus mempertimbangkan:
- Jalur pelayaran resmi
- Traffic Separation Scheme (TSS)
- Alur masuk pelabuhan
- Daerah dangkal
- Terumbu karang
- Pulau-pulau
- Area terlarang
- Zona militer
- Kondisi navigasi lainnya
Melalui fitur ini pengguna dapat menambahkan waypoint secara manual langsung di atas peta sehingga lintasan kapal mengikuti jalur pelayaran yang diinginkan.
Setiap waypoint dapat:
- Ditambahkan dengan klik pada peta
- Dipindahkan (drag) sesuai kebutuhan
- Dihapus
- Di-reset kembali menjadi jalur lurus
Setelah waypoint diubah, aplikasi akan menghitung ulang total jarak secara otomatis.
Integrasi OpenStreetMap
Visualisasi peta menggunakan OpenStreetMap, sehingga pengguna dapat melihat posisi pelabuhan, garis lintasan, serta waypoint secara interaktif tanpa bergantung pada layanan peta berbayar.
Manfaat Aplikasi
Aplikasi ini dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan operasional, antara lain:
- Perencanaan pelayaran kapal
- Estimasi konsumsi bahan bakar
- Perencanaan voyage charter
- Perhitungan ETA
- Penentuan rute pelayaran
- Simulasi jalur pelayaran
- Pendidikan dan pelatihan navigasi
- Survey kelautan
- Marine Advisory
- Ship Management
- Logistik maritim
Keunggulan
- ✔ Mudah digunakan melalui browser tanpa instalasi.
- ✔ Perhitungan jarak berlangsung secara real-time.
- ✔ Mendukung perhitungan Great Circle dan Rhumb Line.
- ✔ Waypoint dapat diatur secara bebas sesuai kebutuhan.
- ✔ Menampilkan estimasi waktu pelayaran berdasarkan kecepatan kapal.
- ✔ Visualisasi rute interaktif di atas peta OpenStreetMap.
- ✔ Cocok digunakan untuk kebutuhan operasional maupun pelatihan.